Inilah Titik Lemah Lawan untuk Upaya Pertahanan Diri

Inilah Titik Lemah Lawan untuk Upaya Pertahanan Diri
  • Ketika titik lemah mendapatkan tekanan yang sangat kuat, menghasilkan rasa sakit dan dapat melumpuhkan.
  • Penguasaan titik lemah pada manusia bisa Anda gunakan melumpuhkan penjahat jalanan yang sering muncul tak terduga.

noDokter – Tak ada yang sempurna. Setiap makhluk memiliki bagian yang kuat dan yang lemah. Demikian pula manusia. Mengetahui titik lemah lawan bisa membantu Anda untuk mempertahankan diri dari aksi kejahatan di jalanan.

Ketika titik lemah lawan tersebut mendapatkan tekanan yang sangat kuat, menghasilkan rasa sakit dan mungkin dapat melumpuhkan. Hal ini dipelajari dalam seni bela diri Cina yang disebut Dim Mak berdasarkan titik tekan accupuntural.

Penguasaan titik lemah lawan mungkin bisa Anda gunakan untuk mengetahui kerentanan dalam tubuh saat bertarung. Atau juga bisa bermanfaat untuk melumpuhkan penjahat jalanan yang sering muncul tak terduga. Berikut titik lemah lawan dalam tubuh manusia:

1. Ulu Hati

Ulu hati terletak di bawah dada tulang taju pedang tepat di tengah badan. Bagian ini biasa disebut juga dengan solar plexus. Yang membuat ulu hati menjadi area sensitif adalah karena terdiri atas banyak susunan saraf.  Selain itu di ulu hati juga terdapat diafragma yang membantu pernafasan.

Ketika ulu hati terpukul, difragma akan menjadi kaku dan menjadikan seseorang sulit bernafas dan memberikan efek mual dan muntah. Pukulan dengan kepalan tangan atau tendangan efektif untuk membuat pelaku kejahatan kesakitan dan memberi kita waktu untuk ambil langkah seribu. 

2. Dahi

Menyerang dengan kuat pada bagian dahi bisa membuat seseorang merasa pusing bahkan tak sadarkan diri. Lebih parahnya bisa menyebabkan geger otak. Saat bertarung, cobalah untuk menjaga daerah ini karena sangat berbahaya jika terkena kepalan tinju, juga janganlah mencoba untuk memukul seseorang tak bersalah pada bagian ini. Namun anda bisa melakukannya untuk para penjahat.

3. Hidung

Hidung bisa menjadi sasaran melemahkan lawan yang posisinya dekat dengan kita. Bagian tubuh ini memiliki susunan tulang rawan lunak yang mudah patah saat terkena pukulan. Ketika hal itu terjadi, biasanya akan menimbulkan perdarahan dan rasa nyeri menyakitkan. Rasa sakit itu akan membuat pelaku lemah dan melepaskan cengkeramannya.

4. Bahu

Cobalah lihat pada bagian tulang bahu sekitar leher atau kita sebut saja tulang sekitar kerah. Cara menyerang daerah ini adalah dengan pukulan jab (pukulan lurus ke depan) atau dengan tendangan sapu bawah akan lebih baik.

5. Kerongkongan

Cara termudah untuk menyerang daerah ini adalah dengan serangan ‘knife hand’ (karate chop). Namun, akan sulit mengenainya karena berada di antara tulang selangka dan rahang. Dengan menyerang leher lawan lewat pukulan yang sangat kuat, musuh mungkin akan kesulitan untuk bernafas bahkan bisa mematikan. Titik lemah ini bisa Anda gunakan untuk melumpuhkan para penjahat jalanan.

6. Kemaluan

Sudah tidak asing lagi bahwa kemaluan merupakan area sensitif yang menjadi bagian titik lemah lawan. Bagian tersebut terdiri atas banyak saraf yang apabila terkena pukulan tidak hanya membuat pelaku kesakitan, bahkan juga bisa kehilangan kesadaran beberapa saat. Pukulan di bagian kemaluan bisa Anda lakukan dengan tendangan, atau dengkulan dari bagian bawah.

7. Bawah Rahang

Cekik lawan anda saat ia terdesak, saat mencekik cobalah untuk meremas tulang lehernya sambil menaikkan ke atas (lakukan ini dengan cepat) atau bisa juga dengan melakukan serangan Uppercut.

8. Sendi Rahang

Terletak di bagian tersamping kepala dan di sekitar dalam tulang rahang juga dekat dengan telinga bagian bawah, di sana terdapat benjolan, nah itulah sasarannya. Bagian ini mungkin titik tersulit untuk menyerang lawan. Cobalah untuk mempelajari cara menyerang pada daerah ini

9. Leher

Bagian leher merupakan area yang sensitif juga titik lemah lawan karena terdapat pembuluh darah leher dan arteri karotid. Menyerang bagian ini, membuat pelaku terkejut dan kesakitan karena aliran darah terganggu. Gunakan tepi tangan ketika ingin menyerang bagian ini. Tetapi tetap harus hati-hati, karena jika serangan berlebihan bisa menyebabkan akibat yang fatal.

10. Pelipis

Pelipis adalah tulang tertipis di bagian tengkorak kepala, jadi salah satu pukulan yang baik berada di daerah ini (jika lawan berada menyamping). Namun, berhati-hatilah saat menyerang lawan pada daerah ini karena dapat menyebabkan geger otak, pendarahan, atau bahkan kematian. Jadi, jangan lakukan ini pada teman Anda.

11. Dagu

Ketika dipukul di dagu atau lebih tepatnya rahang bawah, kepala akan terasa berputar. Ada susunan saraf di dagu yang berkaitan langsung dengan otak. Beberapa detik saat kepala terasa berputar, otot dan cairan dalam kepala akan berusaha meredamnya. Ketika itu terjadi, pelaku akan kehilangan kesadaran sesaat dan merupakan saat yang tepat untuk lari.

12. Punggung Kaki

Serang bagian ini dengan cara menaikkan lutut anda setinggi mungkin lalu menginjakkan pada lengkungan kaki lawan sekeras mungkin. Serangan juga bisa dilakukan pada jari-jari meskipun akan berakibat lebih fatal karena strukturnya mudah rusak.

13. Tulang Rusuk

Tulang rusuk meliputi hampir semua bagian badan atas, dan hanya memiliki otot tipis di bagiannya. Daerah rusuk terlindungi oleh otot-otot dada atau punggung yang tidak akan mudah rusak. Tulang rusuk terendah hanya terhubung ke tulang belakang sehingga sangat rentan untuk patah.

14. Lutut

Menyerang lutut dari depan dengan tendangan telak akan mengakibatkan sakit yang sangat bagi penjahat. Bahkan, jika tendangannya sangat keras bisa sampai mematahkan tulang lutut.

15. Mata

Sudah menjadi rahasia umum, mata merupakan bagian tubuh  yang lemah. Menyerang mata bisa mengunakan gerakan mencolok, meninju ataupun mencungkil. Selain memberikan efek sakit, menyerang mata juga bisa mengalihkan penglihatan pelaku dan memberi kita jeda waktu berharga.

16. Jakun

Jakun pada laki-laki atau ternggorok merupakan area yang tidak terlindungi oleh tulang. Menyerang bagian tersebut dapat menyebabkan sesak nafas. Bahkan dengan pukulan ringanpun, bagian ini akan menyebabkan sistem pernafasan seseorang terganggu beberapa detik. Waktu yang singkat tersebut harus Anda manfaatkan sebaik-baiknya untuk menyelamatkan diri.

Menyerang titik lemah lawan tidak digunakan untuk melukai melainkan hanya untuk melemahkan lawan agar punya waktu untuk menyelamatkan diri. Membekali diri dengan pengetahuan dasar self defense perlu agar kita bisa meminimalkan kemungkinan menjadi korban. [*]

Bagikan!

Tinggalkan Balasan