Filosofi ‘Do’ dalam Karate Bisa Bantu Bangun Karakter Bangsa

Filosofi ‘Do’ dalam Karate Bisa Bantu Bangun Karakter Bangsa
  • ‘Do’ itu inti karate, jiwa ksatria, dalam bersikap, berlatih, bertarung dan melakukan apapun seperti way of life.
  • Ketika ini diterapkan maka akan lahir generasi dengan pribadi-pribadi yang kuat, sabar dan santun.

noDokter – Inti dari filosofi bela diri karate adalah ‘do’. Jika seluruh bangsa menerapkan filosofi ‘do’ ini tentu saja akan sangat membantu dalam membangun karakter bangsa yang baik.

“Do itu inti karate, jiwa ksatria, dalam bersikap, berlatih, bertarung dan melakukan apapun. Seperti sebuah way of life,” kata Dr Ivan Yulivan, praktisi bela diri, filsafat dan penulis saat ngopi pagi bertema Membangun Mental dan Kesehatan Diri Melalui Aplikasi Karate-Do yang difasilitasi platform sport, diet and mental health, noDokter, Sabtu (5/6/2021).

Pada acara yang dipandu jurnalis olahraga M Ridwan itu, Dr Ivan memaparkan, beberapa negara sudah mengeluarkan ‘do’ nya. Ia berharap filosofi ‘do’ ini benar-benar diterapkan. Di perguruan atau di Pelatnas, ‘do’ ini harus benar-benar diterapkan. Seorang karateka harus hormat kepada orang tuanya, kepada gurunya, harus rajin, dan disiplin.

Kalau seorang atlet berlatih untuk kumite dengan berbagai teknik, tapi tidak memahami dengan benar ‘do’-nya tentu akan timbul masalah. Misalnya, nanti yang muncul adalah sarkasme, ingin menang sendiri, protesnya luar biasa, berantem di arena dan itu masih sering terjadi. Itulah pentingnya pemahaman filosofi beladiri. Perlu pembentukan jiwa yang baik seperti saat bertarung kita tidak boleh mencederai lawan.

“Ketika ini diterapkan maka para karateka akan menjadi pribadi-pribadi yang kuat, sabar dan santun. Bayangkan jika ini diterapkan di Indonesia tentu akan sangat membantu program pemerintah untuk membangun karakter bangsa,” tambahnya.

Membangun Jiwa Kepemimpinan

Lalu apakah dengan karate bisa membangun jiwa kepemimpinan? Menurut Dr Ivan, dengan berkarate, minimal dapat menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri. “Kalau aktif di organisasi tentu otomatis akan berkembang kepemimpinannya, ketika kita jadi pelatih, berarti bicara tentang kepemimpinan,” tambahnya.

Dr Ivan juga menanggapi pertanyaan dari peserta webinar tentang apakah karate akan membuat badan lebih sehat? Menurutnya, dalam karate ada gerakan-gerakan yang dipelajari, lakukan saja berulang-ulang. Tidak perlu khawatir dengan gerakan dasar karate yang sangat basic itu Anda tidak akan mendapat manfaat apa-apa. “Itu salah. Sekecil apapun gerakan itu, kalau kita lakukan dengan rutin akan bermanfaat bagi tubuh,” timpalnya. [*]

Bagikan!

Tinggalkan Balasan