Cara Mudah Lancarkan Sirkulasi Darah di Kaki Usai Lari

Cara Mudah Lancarkan Sirkulasi Darah di Kaki Usai Lari
Ilustrasi/Shutterstock
  • Jika sirkulasi darah tidak lancar, berarti oksigen dan sejumlah nutrisi berbeda tidak mencapai bagian bawah tubuh.
  • Gejala seperti ini biasanya ditandai seperti kesemutan di bagian bawah kaki.

noDokter – Anda pernah mengalami sirkulasi darah tak lancar ketika berlari? Biasanya ditandai dengan kesemutan. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab mengapa sirkulasi darah di kaki tidak lancar.

Jika sirkulasi darah tidak lancar, berarti oksigen dan sejumlah nutrisi berbeda tidak mencapai bagian bawah tubuh. Gejala seperti ini juga sering terjadi setelah berlari.

Saat berlari, otot membutuhkan aliran darah lebih banyak untuk berkontraksi. Jika sirkulasi darah di kaki terganggu, maka kaki dan tangan akan kekurangan oksigen dan menimbulkan gejala kesemutan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan gejala ini:

1. Gangguan Sirkulasi

Gangguan sirkulasi atau aliran darah yang kurang lancar ke tangan dan kaki bisa menyebabkan kesemutan dan rasa baal. Saat olahraga, otot membutuhkan aliran darah lebih banyak untuk berkontraksi. Jika aliran darah pada tubuh terganggu, maka kaki dan tangan akan kekurangan oksigen dan menimbulkan gejala kesemutan saat olahraga.

Aliran darah yang kurang lancar bisa terjadi karena penyumbatan di pembuluh darah (misalnya pada kaki), kebiasaan merokok, kekurangan vitamin, atau olahraga di cuaca dingin.

2. Penggunaan Sepatu yang Terlalu Ketat

Salah satu penyebab tersering kesemutan dan rasa baal di jari kaki saat olahraga adalah penggunaan sepatu yang terlalu ketat. Pastikan sepatu olahraga sudah sesuai dengan ukuran kaki dan jenis olahraga. Sehingga sirkulasi darah di kaki kembali tidak terganggu.

3. Gangguan Elektrolit

Elektrolit penting untuk menjaga fungsi otot dan saraf. Selain itu, elektrolit berperan untuk mengatur hidrasi tubuh, pH darah, tekanan darah, dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Jika terdapat ketidakseimbangan elektrolit; otot akan melemah, kaku, dan mengalami kesemutan di tangan serta kaki. Saat olahraga, tubuh akan kehilangan elektrolit melalui keringat. Jika tidak mengganti elektrolit yang hilang, Anda bisa mengalami kesemutan di tangan dan kaki.

4. Penyakit Tertentu

Jika mengalami penyakit tertentu, seperti kadar gula darah tinggi, cedera saraf atau sklerosis multipel dapat menyebabkan kesemutan di tangan dan kaki saat olahraga. Penderita diabetes dapat mengalami neuropati perifer yang ditandai dengan kesemutan di tangan dan kaki akibat kerusakan saraf. Jika terdapat cedera saraf, Anda dapat mengalami kesemutan dan baal.

5. Defisiensi Vitamin

Menurut jurnal Neurologic Clinics, defisiensi atau kekurangan vitamin tertentu seperti vitamin B1 (thiamine), vitamin B6 (pyridoxine) dan vitamin B12 (cobalamin) dapat menyebabkan keluhan kesemutan dan rasa baal. Untuk itu jika penyebabnya adalah kekurangan vitamin, maka perlu mengonsumsi multivitamin yang mengandung vitamin B1, B6 dan B12. [*]

Bagikan!

Tinggalkan Balasan